rajabacklink
Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

admin
3 Jun 2021
Dibaca : 633x

Sejak banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh PDI Perjuangan, sepertinya menjadi acuan pemerintah untuk mengkerdilkan KPK, agar KPK tidak bisa seenaknya mencari koruptor. Apalagi koruptor dari PDI Perjuangan, jangan sampai diperiksa.

Tahun 2019, sejak awal pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin, langsung dibuat Dewan Pengawas KPK, yang tugasnya, yaitu: memberikan izin untuk penyelidikan terkait kasus korupsi. Jadi, kalau Dewan Pengawas tidak mendapat izin penyadapan, maka tim penyidikan KPK tidak bisa menlanjutkan proses penyadapan.

Proses izin penyadapan membuat KPK tidak ada kerjaan beberapa bulan, sampai akhirnya Mahkamah Agung membatalkan peraturan izin penyadapan ke Dewan Pengawas. Sudah terlambat, koruptor sudah senang, hampir setahun, bebas merdeka.

Walaupun izin penyadapan sudah tidak ada, tetap saja, pimpinan KPK harus lapor ke Dewan Pengawas, hanya saja, proses bisa dilanjutkan tanpa ada persetujuan dari Dewan Pengawas.

Cara baru untuk mengkerdilkan KPK dengan cara, seluruh petugas KPK dijadikan ASN (Aparatur Sipil Negara), sehingga seluruh petugas KPK, akan mengikuti perintah dari pemerintah, karena sebagai ASN.

Cara untuk memberantas orang-orang KPK yang tetap rajin dalam mencari kasus korupsi, dilakukan seleksi, agar orang-orang yang tidak sejalan dengan pemerintah bisa disingkirkan. Seleksi dengan Test Wawasan Kebangsaan (TWK), yang isinya seperti membenturkan agama dan pancasila.

Berbagai macam pertanyaan yang aneh, yang tidak ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan ditanyakan. Yang pasti koruptor makin senang dengan adanya penyingkiran petugas KPK yang rajin mencari kasus KPK.

Pertanyaan aneh yang katanya menyangkut wawasan kebangsaan:

Semua orang china sama saja (setuju/tidak)
Kenapa umur diatas 30 belum menikah?
Kalau kamu jadi istri kedua saya gimana?
Kalau pacaran ngapain saja?
Pilih Pancasila atau Al Quran?
Mau lepas kerudung engga?
Mau terima donor darah dari beda agama lain atau tidak?
Mengucapkan hari raya ke umat agama lain atau tidak?
Guru ngajinya siapa?
Kalau agama alirannya apa?
Kamu kalau sholat pakai qunut engga?
Kamu kalau ikut pengajian aliran apa?

Pertanyaan diatas apakah ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan/sejarah Indonesia?

Menurut Ahmad Dhani, seharusnya pertanyaannya seperti ini:

PKI itu pelaku G30S/PKI atau korban?
Minta maaf ke PKI perlu atau tidak?
Bahaya laten itu PKI atau Agama?
Pancasila atau TRI Sila / EKA Sila ?
Negara perlu peran agama atau tidak?
Pendidikan moral pancasila perlu dihapus atau tidak?
Partai paling korup PKS atau PDIP?
Islam yang “ASLI” itu Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW atau Islam Nusantara?
Pancasila itu lebih condong ke Islam atau Komunis?
NASAKOM itu sesuai dengan Pancasila atau tidak?

Nah, mana yang sesuai dengan wawasan kebangsaan Indonesia?

KPK nasibmu kini, apakah sesuai pesanan kerjaan, atau cuma jadi lembaga yang kurang berfungsi dalam pemberantasan korupsi karena sudah disetir pemerintah?

Hanya Jokowi yang bisa menaklukkan KPK, Presiden sebelumnya ngapain?

Baca Juga:
Tips Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Kulit Wajah

Ceritaku 4 Jul 2024

Tips Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Kulit Wajah

Memiliki kulit yang wajah yang sehat tentu menjadi impian setiap orang. Kesehatan kulit perlu dijaga agar terhindar dari penyakit kulit seperti jerawat, cacar

Profil Jefry Romdonny

Politik 10 Jun 2025

Profil Jefry Romdonny (Gerindra) Daerah Pemilihan Jawa Barat IX: Menelusuri Jejak Perjalanan Politikalnya

Di sudut yang dinamis dari panggung politik Indonesia, nama Jefry Romdonny muncul sebagai salah satu sosok yang menarik untuk diperhatikan. Melalui

Pesantren Al Masoem

Pendidikan 11 Jun 2024

Armada Transportasi Sekolah di SMA Islam Al Masoem Bandung

SMA Islam Al Masoem Bandung merupakan salah satu sekolah favorit yang berlokasi di kota Bandung. Selain memiliki fasilitas pendidikan yang memadai, sekolah ini

Google

Pendidikan 15 Apr 2025

Prediksi Passing Grade SNBT UGM 2026 Berdasarkan Daya Tampung Dan Peminat

Sejak diperkenalkannya sistem penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi salah satu

Membangun Tim Solid dan Loyalitas Pelanggan Berbasis Lokasi untuk Era 2026

bisnis 4 Apr 2026

Membangun Tim Solid dan Loyalitas Pelanggan Berbasis Lokasi untuk Era 2026

Dalam lingkungan bisnis yang terus berubah, keberhasilan organisasi sangat bergantung pada kekuatan internal tim dan loyalitas pelanggan. Kedua elemen ini

Studi Kelayakan Bisnis Penting Sebagai Langkah Awal dalam Membangun Sebuah Bisnis

bisnis 7 Agu 2020

Studi Kelayakan Bisnis Penting Sebagai Langkah Awal dalam Membangun Sebuah Bisnis

Ketika seseorang akan membuka suatu usaha atau menjalankan sebuah bisnis, maka yang menjadi bahan pertimbangan adalah prospek usaha, modal serta kemampuan

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
MU
Copyright © AnehItu.com 2026 - All rights reserved
Copyright © AnehItu.com 2026
All rights reserved