rajabacklink
Lebih Bahaya Mana, Tekanan Darah Tinggi Atau Rendah?

Lebih Bahaya Mana, Tekanan Darah Tinggi Atau Rendah?

admin
8 Jul 2024
Dibaca : 68x

Untuk mengalirkan oksigen ataupun nutrisi ke seluruh jaringan dan organ tubuh, aliran darah kita memerlukan tekanan atau sering disebut juga tensi. Namun tekanan darah ini dapat mengalami gangguan, ia bisa menjadi sangat tinggi (hipertensi) atau bisa menjadi sangat rendah (hipotensi). Lantas, manakah yang lebih berbahaya, hipertensi atau hipotensi?

Sebagaimana dilansir dari hellosehat.com, pada dasarnya tekanan darah kita akan mengalami perubahan, sesuai dengan aktivitas serta kondisi tubuh. Tekanan darah akan menjadi rendah ketika kita sedang tidur atau beristirahat, kemudian tekanan darah akan meninggi ketika kita melakukan aktivitas fisik, stres dan rasa cemas yang meningkat.

https://pafikualapembuang.org/

Namun ketika perubahan tekanan darah tersebut terjadi pada waktu yang tidak seharusnya, maka dapat dipastikan tekanan darah tersebut sedang mengalami gangguan. Setidaknya ada 2 gangguan yang terjadi pada tekanan darah, yakni hipertensi dan hipotensi. Berikut perbedaannya :

  • Tekanan pada arteri

Seseorang yang mengalami hipertensi, darah yang pada mulanya memiliki kadar oksigen rendah, kemudian dipompa ke paru-paru yang saat itu persediaan oksigen harus diisi ulang. Namun yang terjadi, dinding arteri pada jantung menerima tekanan yang terlalu banyak dan terjadi secara terus menerus. Tanda seseorang mengalami hipertensi ialah ketika tekanan darahnya telah melebihi 120/80 mmHg.

Adapun hipotensi merupakan tekanan sangat rendah pada arteri, alhasil darah pun tidak mampu mengantarkan cukup oksigen dan nutrisi lainnya ke organ-organ tubuh. Dampaknya, organ tubuh menjadi tidak berfungsi secara normal, bahkan mengalami kerusakan, baik sementara ataupun permanen. Tanda seseorang mengalami hipotensi ialah ketika tekanan darahnya kurang dari 90/60 mmHg.

  • Tahapan dan gejala

Pada umumnya gejala hipertensi memiliki tiga tahapan. Pada tahap awal (prahipertensi ) tekanan darah akan mencapai 120/80 mmHg sampai dengan 140/90 mmHg. Ketika kondisi tersebut dibiarkan, maka tekanan darah akan melebihi 140/90 mmHg hingga 160/100 mmHg, dan ini sudah masuk pada hipertensi tahapan I. Kondisi terburuknya ialah ketika tekanan darah sudah melebihi 160/100 mmHg, dan ini merupakan hipertensi tahapan 2.

Gejala umum yang timbul pada hipertensi ialah sakit kepala, pusing, sesak napas, penglihatan kabur, terasa berdenyut pada bagian leher ataupun kepala, dan terasa mual. Adapun mengenai hipotensi, umumnya tidak memiliki tahapan-tahapan, sedangkan gejala yang biasa terjadi pada penderita hipotensi ialah detak jantung menjadi lambat, kepala terasa kliyengan, pusing, bahkan mengalami pingsan.

Penyebab terjadinya

Pada umumnya tekanan darah tinggi akan terjadi pada orang dewasa, dan itu pun terjadi secara alami (penyebab primer). Hipertensi pun bisa diakibatkan karena bertambahnya umur, berat badan, faktor genetik, pola hidup yang tidak sehat, serta penyakit lain yang dapat menimbulkan hipertensi (penyebab sekunder), seperti diabetes.

Adapun penyebab hipotensi biasanya karena adanya perdarahan sedang ataupun berat, dehidrasi, penggunaan obat-obatan tertentu, kelainan jantung.peradangan pada salah satu organ tubuh seperti pada pankreatitis yang sudah akut, dimana hal itu dapat menyebabkan tekanan darah menjadi anjlok.

Lantas, mana yang lebih berbahaya?

Melihat dari perbedaan diatas, maka hipertensi dan hipotensi ini tidak dapat dibandingkan tingkat keparahannya. Karena kedua-duanya sama-sama berbahaya dan berisiko menyebabkan komplikasi, baik itu jangka pendek maupun jangka panjang dan tentunya akan memberikan pengaruh yang buruk pada organ tubuh.

Komplikasi akibat hipertensi biasanya akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, dan itu akan memicu serangan jantung, gagal jantung, bahkan gagal ginjal serta kemungkinan timbulnya penyakit lain. Adapun  komplikasi akibat hipotensi biasanya akan menyebabkan seseorang menjadi syok, dimana saat itu seseorang sedang mengalami kehilangan cairan ataupun darah dalam jumlah sangat banyak, kondisi tersebut apabila tidak cepat ditangani, maka akan mengancam keselamatan nyawanya.

Berita Terkait
Baca Juga:
Apa Saja Keunggulan Pemasaran Menggunakan TikTok?

Ilmu Marketing 29 Jun 2024

Apa Saja Keunggulan Pemasaran Menggunakan TikTok?

Pemasaran melalui media sosial telah menjadi strategi yang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu platform yang semakin naik daun adalah

Cara Mudah Meningkatkan Domain Authority untuk Website

Ilmu Marketing 29 Jun 2024

Cara Mudah Meningkatkan Domain Authority untuk Website

Domain Authority (DA) merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan seberapa baik performa sebuah website di mesin pencari. Semakin tinggi DA sebuah

Manfaat Mengagumkan Membiasakan Diri Mandi Sebelum Subuh

Ceritaku 17 Apr 2024

Manfaat Mengagumkan Membiasakan Diri Mandi Sebelum Subuh

Jam berapa biasanya kamu mandi pagi? Apakah sebelum melakukan aktivitas selepas jam 6 pagi, atau kurang dari jam 5 pagi? Mandi di pagi hari sebenarnya memiliki

Keunggulan Menggunakan Jasa Pengiriman Barang Melalui Laut

bisnis 9 Jun 2022

Keunggulan Menggunakan Jasa Pengiriman Barang Melalui Laut

Banyaknya jasa pengiriman murah yang bermunculan memang perlu diperhatikan kualitas pelayanan dari penyedia jasa. Dimana tempat pengiriman barang

pesanten Al Masoem Bandung

Pendidikan 25 Jun 2024

Peran Tenaga Medis di Pesantren Modern Al Masoem Bandung

Pesantren modern di Bandung, seperti Pesantren Modern Al Masoem, saat ini juga semakin memahami pentingnya peran tenaga medis dalam mendukung kesehatan santri

Mobile Banking Memudahkan Berbagai Transaksi

Ceritaku 12 Des 2021

Mobile Banking Memudahkan Berbagai Transaksi

Sekarang ini sudah banyak orang yang memiliki handphone canggih namun belum memanfaatkannya dengan maksimal. Hampir semua handphone canggih saat ini sudah

RajaKomen
Copyright © AnehItu.com 2024 - All rights reserved
Copyright © AnehItu.com 2024
All rights reserved