rajaseo
Pertamina Akan Bangkrut Rekanan Belum Dibayar Sejak Agustus 2021

Pertamina Akan Bangkrut Rekanan Belum Dibayar Sejak Agustus 2021

admin
16 Feb 2022
Dibaca : 523x

Restrukturisasi dan perombakan komposisi di tubuh PT Pertamina (Persero) rupanya belum membawa angin segar bagi perusahaan pelat merah tersebut. Kinerja Pertamina terutama keuangan organisasi terus memburuk sepanjang reformasi. Hal ini bisa dilihat dari laporan keuangan yang menunjukan keuntungan yang menurun, sementara utang terus meningkat.

Keuntungan Pertamina yang terus menurun bisa dilihat mulai dari tahun 2017, laba tahun berjalan Pertamina mencapai 2.70 miliar USD, selanjutnya tahun 2018 senilai 2.72 miliar USD, lalu tahun 2019 senilai 2,62 miliar USD,Pada 2020 laba Pertamina tidak mencapai miliaran dolar lagi, yakni senilai 731,46 juta USD, bahkan semester 1 tahun 2021 laba hanya tersisa 264, 56 juta USD.

Ditengarai sebelum jabatan Presiden Jokowi berakhir, Pertamina sudah bubar dan berada di bawah pengawasan debt collector. Disisi lain, Pertamina menuai berbagai masalah dalam sejumlah proyeknya, diantaranya proyek kilang yang gagal, proyek pembelian TPPI yang diduga banyak skandal dan masalah, pembelian blok Rokan yang mewariskan banyak masalah, hingga terakhir mega proyek solarisasi sawit dan gasifikasi batu bara.

Dua mega proyek itulah yang paling menguras stamina keuangan Pertamina. Dimana proyek ini membutuhkan minyak sawit sebagai bahan baku pencampur solar senilai kurang lebih Rp 100 triliun. Sedangkan proyek gasifikasi batu bara dibutuhkan sekitar Rp150 triliun untuk membeli batu bara sebanyak 100 juta ton. Ini uang besar bagi pendapatan oligarki sawit dan batu bara.

Bahkan menurut rekanan Pertamina, sejak Agustus 2021 hingga Februari 2022 pembayaran dari Pertamina macet. Dimulai dari ongkos sewa mobil sampai filling fee SPBE, semuanya belum dibayar. Rekanan Pertamina  sudah  mulai mengeluh di mana keuntungan hanya 10% tetapi pembayaran sangat lama dan belum pasti akan dibayar kapan.

Baca Juga:
Meningkatkan Komentar Organik secara Efektif: Tips Sukses Menggunakan RajaKomen.com untuk Website Anda

bisnis 26 Maret 2025

Meningkatkan Komentar Organik secara Efektif: Tips Sukses Menggunakan RajaKomen.com untuk Website Anda

Di dunia digital yang sangat kompetitif, mendapatkan komentar organik yang berkualitas adalah salah satu strategi terbaik untuk meningkatkan visibilitas dan

Daya Tampung Mahasiswa IPDN: Semua yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mendaftar

Pendidikan 19 Apr 2025

Daya Tampung Mahasiswa IPDN: Semua yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mendaftar

Daya tampung mahasiswa IPDN atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri merupakan salah satu informasi penting yang perlu diketahui oleh calon pendaftar. IPDN

Rajaframe.com: Kunci Sukses Kampanye Media Sosial dengan Desain Poster Profesional

bisnis 26 Maret 2025

Rajaframe.com: Kunci Sukses Kampanye Media Sosial dengan Desain Poster Profesional

Di era digital saat ini, kampanye media sosial menjadi salah satu aspek penting dalam strategi pemasaran banyak perusahaan. Kunci sukses kampanye media sosial

teknologi_pangan_s1_image

Pendidikan 14 Feb 2026

Ingin Kuliah Teknologi Pangan S1 Gratis Seratus Persen Hanya Dengan Hafal Dua Juz Al Quran

Ma’soem University membuka pendaftaran program Teknologi Pangan S1 bagi para penghafal Al-Quran untuk mencetak ilmuwan pangan yang profesional dan

Ormas Islam Muhammadiyah, Sejarah, dan Kiprahnya di Indonesia

Pendidikan 17 Mei 2024

Ormas Islam Muhammadiyah, Sejarah, dan Kiprahnya di Indonesia

Ormas Islam Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang memiliki sejarah dan kiprah panjang dalam memperjuangkan kebaikan

Social Listening

bisnis 20 Maret 2025

Bagaimana Social Listening Membantu Bisnis Membaca Suasana Hati Konsumen?

Dalam era digital saat ini, di mana informasi mengalir deras di media sosial, bisnis tidak hanya dituntut untuk mempromosikan produk atau layanan mereka,

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
rajatv
Copyright © AnehItu.com 2026 - All rights reserved
Copyright © AnehItu.com 2026
All rights reserved