Hijab.id
Protokol Kesehatan Seolah Menjadi Alat Baru Pemerintah Demi Membentuk Negara Otoriter

Protokol Kesehatan Seolah Menjadi Alat Baru Pemerintah Demi Membentuk Negara Otoriter

Writer
21 Des 2020
Dibaca : 187x

Tampaknya situasi pandemi Covid-19 akan dijadikan alasan oleh Mendagri Tito Karnavian untuk membatasi jumlah peserta demonstrasi menjadi maksimal 50 orang. Wacana tersebut sengaja dimirip-miripkan dengan aturan pembatasan peserta kampanye pada Pilkada lalu, yang kenyataannya banyak dilanggar oleh peserta Pilkada itu sendiri.

“Kalau kata saya, batasi saja 50 orang. Sama seperti kita membatasi (jumlah orang) di pemilihan kepala darah (pilkada kemarin,” kata Tito saat menjadi pembicara dalam ajang penghargaan Innovative Government Awards (IGA) 2020 di Jakarta, Jumat (18/12)

Jika usulan atau wacana dari mantan Komandan Densus-88 tersebut terwujud, maka matilah demokrasi di negeri ini. Segala hal dan perbuatan akan dapat dikriminalisasikan atas nama Pandemi.

Negeri ini akan kian masuk ke dalam situasi di mana kebebasan rakyat untuk berkumpul dan berserikat dapat begitu saja berubah menjadi kegiatan kriminal di mata pemerintah, jika tujuannya tidak sesuai dengan kemauan penguasa.

Jika telah berhasil membatasi jumlah pendemo, maka selanjutnya nanti akan sangat mudah bagi pemerintah untuk melarang rakyat saling bertemu. Sekedar berkumpul bisa dituduh merencanakan makar, sekedar berserikat dapat distigma membentuk organisasi teroris.

Maka berbagai Hukum Hak Azasi Manusia yang lahir dari keringat, darah, bahkan nyawa rakyat akan menjadi nihil. HAM yg dimiliki rakyat menjadi tak berkutik saat berhadapan dengan aturan baru yang mbrojol berdasarkan nafsu individu penguasa. Sebetulnya aturan baru itu akan seperti anak hasil zina, karena lahir sepihak tanpa persetujuan rakyat banyak. Tapi ia akan ditakuti karena diterapkan dengan tirani.

Di Negara Pancasila ini, makin lama para penguasa bengis dan penegak hukum brutalnya tampak kian nyaman bersembunyi dibalik aturan yang bernama 'Protokol Kesehatan'.

Di tangan penguasa nan bijak, prokes memang akan dapat memberikan perlindungan kesehatan dan berhasil menyelamatkan jutaan nyawa manusia. Tapi di bawah Pemerintahan yg lalim, Prokes hanya akan menjadi alat jitu penguasa untuk mengadili pikiran rakyat dan menginjak-injak HAM yg telah lama diperjuangkan.

Berita Terkait
Baca Juga:
Manfaat Serai Sebagai Obat Herbal untuk Mengobati Beragam Penyakit

Kesehatan 28 Agu 2018

Manfaat Serai Sebagai Obat Herbal untuk Mengobati Beragam Penyakit

Obat tradisional atau obat herbal merupakan obat yang aman digunakan karena pada umumnya terbuat dari bahan-bahan alami yang tidak mengandung kimia sehingga

Oleh-Oleh yang Wajib dibeli Saat Main ke Bandung

Kuliner no. 1 8 Agu 2018

Oleh-Oleh yang Wajib dibeli Saat Main ke Bandung

Setiap daerah tentu memiliki kuliner tersendiri yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Salah satu daerah di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan,

Pengen Belajar Chord Gitar Mudah di Chordtela.com Saja

Ceritaku 7 Nov 2020

Pengen Belajar Chord Gitar Mudah di Chordtela.com Saja

Musik  merupakan salah satu kebutuhan wajib bagi yang menyukainya. Selain kebutuhan primer lainnya seperti makanan, air, udara serta kehangatan, musik

Anies Baswedan Capres Pilihan Anak Muda No. 1

30 Maret 2021

Anies Baswedan Capres Pilihan Anak Muda No. 1

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno masuk di posisi 5 besar calon presiden pilihan anak muda berdasarkan hasil survei

Jasa Backlink SEO Paling Bagus untuk Ditanam

bisnis 3 Jan 2019

Jasa Backlink SEO Paling Bagus untuk Ditanam

Anehitu.com - Masih banyak sekali yang belum mengetahui dan bingung mengenai backlink. Apa itu backlink? Bagaimana cara membuat backlink yang baik? Apa saja

Jurus Janji Jokowi Gaet Suara Milenial lewat Kartu Prakerja

Politik 13 Maret 2019

Jurus Janji Jokowi Gaet Suara Milenial lewat Kartu Prakerja

Anehitu.com - Capres no urut 01, Joko Widodo kembali melancarkan jurus-jurus mautnya dalam kontestasi Pilpres 2019 untuk menggaet suara, kali ini suara yang

RajaKomen
Copyright © AnehItu.com 2021 - All rights reserved
Copyright © AnehItu.com 2021
All rights reserved