Hijab.id
Protokol Kesehatan Seolah Menjadi Alat Baru Pemerintah Demi Membentuk Negara Otoriter

Protokol Kesehatan Seolah Menjadi Alat Baru Pemerintah Demi Membentuk Negara Otoriter

Writer
21 Des 2020
Dibaca : 136x

Tampaknya situasi pandemi Covid-19 akan dijadikan alasan oleh Mendagri Tito Karnavian untuk membatasi jumlah peserta demonstrasi menjadi maksimal 50 orang. Wacana tersebut sengaja dimirip-miripkan dengan aturan pembatasan peserta kampanye pada Pilkada lalu, yang kenyataannya banyak dilanggar oleh peserta Pilkada itu sendiri.

“Kalau kata saya, batasi saja 50 orang. Sama seperti kita membatasi (jumlah orang) di pemilihan kepala darah (pilkada kemarin,” kata Tito saat menjadi pembicara dalam ajang penghargaan Innovative Government Awards (IGA) 2020 di Jakarta, Jumat (18/12)

Jika usulan atau wacana dari mantan Komandan Densus-88 tersebut terwujud, maka matilah demokrasi di negeri ini. Segala hal dan perbuatan akan dapat dikriminalisasikan atas nama Pandemi.

Negeri ini akan kian masuk ke dalam situasi di mana kebebasan rakyat untuk berkumpul dan berserikat dapat begitu saja berubah menjadi kegiatan kriminal di mata pemerintah, jika tujuannya tidak sesuai dengan kemauan penguasa.

Jika telah berhasil membatasi jumlah pendemo, maka selanjutnya nanti akan sangat mudah bagi pemerintah untuk melarang rakyat saling bertemu. Sekedar berkumpul bisa dituduh merencanakan makar, sekedar berserikat dapat distigma membentuk organisasi teroris.

Maka berbagai Hukum Hak Azasi Manusia yang lahir dari keringat, darah, bahkan nyawa rakyat akan menjadi nihil. HAM yg dimiliki rakyat menjadi tak berkutik saat berhadapan dengan aturan baru yang mbrojol berdasarkan nafsu individu penguasa. Sebetulnya aturan baru itu akan seperti anak hasil zina, karena lahir sepihak tanpa persetujuan rakyat banyak. Tapi ia akan ditakuti karena diterapkan dengan tirani.

Di Negara Pancasila ini, makin lama para penguasa bengis dan penegak hukum brutalnya tampak kian nyaman bersembunyi dibalik aturan yang bernama 'Protokol Kesehatan'.

Di tangan penguasa nan bijak, prokes memang akan dapat memberikan perlindungan kesehatan dan berhasil menyelamatkan jutaan nyawa manusia. Tapi di bawah Pemerintahan yg lalim, Prokes hanya akan menjadi alat jitu penguasa untuk mengadili pikiran rakyat dan menginjak-injak HAM yg telah lama diperjuangkan.

Berita Terkait
Baca Juga:
Indra Tubuh yang Masih Aktif Walau Dalam Keadaan Tertidur

Kesehatan 20 Nov 2018

Indra Tubuh yang Masih Aktif Walau Dalam Keadaan Tertidur

Tidur merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengistirahatkan tubuh setelah melakukan banyak aktivitas seharian. Tubuh membutuhkan istirahat yang cukup agar

Jasa Backlink SEO Paling Bagus untuk Ditanam

bisnis 3 Jan 2019

Jasa Backlink SEO Paling Bagus untuk Ditanam

Anehitu.com - Masih banyak sekali yang belum mengetahui dan bingung mengenai backlink. Apa itu backlink? Bagaimana cara membuat backlink yang baik? Apa saja

Ampuh! Obat Herbal Penambah Stamina Pria

Ceritaku 9 Jul 2018

Ampuh! Obat Herbal Penambah Stamina Pria

Kehidupan seksual yang sehat bukan hanya untuk kemesraan dengan pasangan saja, tapi juga menyehatkan tubuh. Karenanya pria perlu menjaga stamina agar tak loyo.

Rekomendasi Hotel Romantis Indonesia yang Cocok untuk Wisata Honeymoon Pasangan Baru

Jalan-Jalan 12 Jul 2018

Rekomendasi Hotel Romantis Indonesia yang Cocok untuk Wisata Honeymoon Pasangan Baru

Pada umumnya pasangan yang baru menikah ingin sekali melakukan bulan madu romantis ke suatu tempat. Mungkin sambil jalan-jalan, liburan, dan menikmati indahnya

Rahasia Menjadi Seorang Pengusaha Sukses dengan Miliki Produk Sendiri

Ilmu Marketing 18 Okt 2018

Rahasia Menjadi Seorang Pengusaha Sukses dengan Miliki Produk Sendiri

Menjadi pengusaha sukses merupakan impian banyak orang. Banyak cara untuk dapat mewujudkan impian tersebut, tentunya diperlukan usaha dan cara jitu agar usaha

Trik Fashion Kasual Agar Terlihat Lebih Keren dan Elegan

Ceritaku 16 Jul 2018

Trik Fashion Kasual Agar Terlihat Lebih Keren dan Elegan

Bergaya atau berpenampilan kasual sangat disukai masyarakat karena santai, tidak ribet dan kerepotan memilih aneka macam pakaian. Apalagi kalau hanya dibuat

rajatrafficNET
Copyright © AnehItu.com 2021 - All rights reserved
Copyright © AnehItu.com 2021
All rights reserved