Menjelang Tahun Ajaran Baru, Ini Solusi Pembiayaan Sekolah Syariah
Setiap kali tahun ajaran baru tiba, banyak orang tua yang harus memutar otak menyiapkan dana untuk uang pangkal, seragam, buku, sampai berbagai keperluan sekolah lainnya. Belum lagi kalau anak baru masuk jenjang pendidikan tinggi, di mana biayanya bisa jauh lebih besar dibanding sekolah dasar atau menengah. Bagi orang tua yang ingin memenuhi kebutuhan ini tanpa harus mengorbankan prinsip syariah, pembiayaan sekolah syariah bisa jadi solusi yang layak dipertimbangkan.
Kenapa Butuh Pembiayaan Khusus untuk Pendidikan?
Biaya pendidikan punya karakteristik yang sedikit berbeda dari kebutuhan lain. Biasanya sudah bisa diprediksi jadwalnya, misalnya menjelang tahun ajaran baru atau semester baru, tapi jumlahnya sering kali cukup besar dan harus dibayarkan dalam waktu yang relatif singkat. Tidak semua keluarga punya tabungan yang cukup untuk menutup kebutuhan ini sekaligus, terutama kalau ada lebih dari satu anak yang bersekolah dalam waktu bersamaan.
Di sinilah pembiayaan sekolah syariah berperan, memberi ruang bagi orang tua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak tanpa harus menjual aset atau menunda pendaftaran, sekaligus tetap menghindari riba yang biasa menyertai pinjaman konvensional.
Akad yang Mendasari Pembiayaan Pendidikan
Karena sifatnya berupa pembiayaan jasa, bukan pembelian barang, skema ini umumnya menggunakan akad ijarah, di mana lembaga keuangan membiayai kebutuhan jasa pendidikan tertentu, lalu nasabah membayar ujrah atau biaya jasa yang sudah disepakati di awal. Besaran ujrah ini bersifat tetap sejak akad ditandatangani, tidak berubah mengikuti kondisi tertentu seperti halnya bunga pada pinjaman konvensional.
Kejelasan semacam ini penting bagi orang tua, karena mereka bisa merencanakan cicilan bulanan dengan pasti tanpa was-was jumlahnya membengkak di tengah jalan.
Kebutuhan Pendidikan yang Bisa Dibiayai
Pembiayaan sekolah syariah biasanya bisa mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari uang pangkal masuk sekolah atau kuliah, biaya semester, seragam dan perlengkapan sekolah, hingga biaya kursus atau pelatihan tambahan. BPRS ALMASOEM menyediakan opsi ini melalui produk Pembiayaan Masoem iB, yang mencakup akad multijasa di antara beberapa skema lain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan keluarga.
Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan
Untuk mengajukan pembiayaan sekolah, dokumen yang biasanya diminta meliputi identitas diri orang tua atau wali yang masih berlaku, bukti penghasilan atau sumber dana untuk pembayaran cicilan, serta surat keterangan biaya pendidikan dari sekolah atau kampus terkait, seperti rincian uang pangkal atau biaya semester yang harus dibayarkan.
Tahapan Mengajukan Pembiayaan Sekolah
Mulai dengan memastikan rincian biaya pendidikan yang dibutuhkan, termasuk jadwal jatuh temponya, karena biaya sekolah biasanya punya tenggat waktu yang cukup ketat. Setelah itu, pilih lembaga keuangan syariah yang jelas diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia. Sampaikan kebutuhan pembiayaan pendidikan secara detail agar petugas bisa menjelaskan skema ujrah yang berlaku. Lengkapi dokumen pendukung, termasuk surat keterangan dari institusi pendidikan, dan ikuti proses verifikasi. Terakhir, pastikan seluruh rincian ujrah dan jadwal pembayaran sudah dijelaskan secara terbuka sebelum akad ditandatangani.
Pastikan Mengajukan Jauh-Jauh Hari
Salah satu hal yang sering terlewat adalah timing pengajuan. Karena biaya pendidikan biasanya punya tenggat waktu pembayaran yang jelas, sebaiknya proses pengajuan pembiayaan dilakukan jauh sebelum tenggat tersebut, bukan mepet menjelang hari terakhir pembayaran. Ini memberi waktu yang cukup untuk proses verifikasi dan pencairan dana berjalan lancar tanpa terburu-buru.
Cek Legalitas Lembaga Sebelum Mengajukan
Karena menyangkut kebutuhan pendidikan anak yang tidak bisa ditunda, penting untuk memastikan lembaga yang dipilih benar-benar terpercaya. Pastikan lembaganya diawasi resmi oleh OJK dan Bank Indonesia, simpanan nasabahnya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan punya rekam jejak operasional yang jelas.
BPRS ALMASOEM, Bank Perekonomian Rakyat Syariah yang berbasis di Jawa Barat, telah beroperasi lebih dari dua dekade, diawasi oleh OJK dan BI, serta menjadi peserta penjaminan LPS. Rekam jejak yang panjang seperti ini bisa jadi salah satu pertimbangan penting, terutama untuk kebutuhan yang menyangkut masa depan pendidikan anak.
Penutup
Pembiayaan sekolah syariah memberi ruang bagi orang tua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak tanpa harus mengorbankan prinsip syariah yang dipegang. Dengan memahami skema ujrah yang digunakan dan mengajukan pembiayaan jauh sebelum tenggat waktu, kebutuhan biaya sekolah bisa terpenuhi dengan lebih tenang dan terencana.
Bagi orang tua di Jawa Barat yang sedang mempersiapkan dana pendidikan anak dengan skema syariah, almasoembank.co.id menyediakan informasi lengkap seputar produk pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga Anda.
